BERTUMBUH DALAM POLA PIKIR KRISTIANI Bab 5 kelas 10


Kompetensi Dasar:

Mengalami proses pertumbuhan sebagai pribadi yang dewasa yang memiliki karakter yang kokoh dengan pola pikir yang komprehensif dalam segala aspek

Indikator:

1)      Mengenali pola pikir duniawi yang sedang marak

2)      Menjelaskan yang dimaksud dengan pola pikir Kristiani

3)      Bersikap kritis terhadap pola pikir yang dimilikinya

Referensi Alkitab:

Rom 12:1-3,

Pengantar

Disadari atau tidak. setiap orang mempunyai pola pikir atau pola pandang yang akan mempengaruhi cara kita memandang kehidupan dan realita. Pola pikir adalah seperti satu set lensa yang akan mempengaruhi pandangan kita atau mengubah dan menyesuaikan cara kita memandang dunia sekeliling kita. Pola pikir atau pola pandang kita dipengaruhi oleh pendidikan, polah asuh, budaya dimana kita tinggal, buku, media, film-film yang kita serap, dan sebagainya. Bagi banyak orang, pola pikir mereka hanyalah mereka serap dari pengaruh budaya sekitar dimana mereka berada. Mereka tidak pernah berpikir secara strategis mengenai apa yang mereka yakini dan tidak mampu memberikan jawaban kepada orang lain mengenai apa yang mereka yakini.

Definisi

Beberapa definisi mengenai apa yang dimaksud dengan pola pikir atau pola pandang (world view). James Sire mengatakan ‘pola pandang adalah serangkaian asumsi yang kita pegang (sadar atau tidak sadar) mengenai bagaimana kita melihat dunia kita’[i]. Phillips dan  Brown  mengatakan bawaha pola pandang adalah suatu penjelasan dan penafsiran mengendai dunia dan penerapan dari aplikasi tersebut pada kehidupan. Singkatnya, pola pandang adalah pandangan terhadap dunia dan bagi dunia.[ii] Itulah sebabnya, pola pandang atau pola pikir digambarkan seperti lensa atau kacamata.

Pentingnya pola pikir

Karena pola pikir itu bagaikan kacamata yang akan mengarahkan kita dan mempengaruhi kehidupan dan tindakan kita, maka seperti halnya kita perlu memilih kacamata yang tepat, mempunyai pola pikir yang benarpun dibutuhkan. Jika mempunyai pola pikir yang salah, dampaknya bisa buruk bahkan mungkin merusak diri atau lingkungan.

Arthur Holmes menyatakan bahwa ada empat pentingnya pola pikir: ‘untuk menyatukan pikiran dan kehidupan,  untuk mendefinikan kehidupan yang baik dan menemukan harapan dan makna hidup, untuk memberikan bimbingan pada buah pikiran, dan memberikan bimbingan pada setiap tindakan kita.[iii]’ Selain itu kita perlu mempunyai pola pikir yang baik untuk menolong kita menghadapi multi budaya yang semakin berkembang. Masuk dalam era globalisasi, kita dibombardir dengan berbagai budaya berikut pola pikir yang ada dibaliknya. Semua menganggap diri benar dan menyatakan budaya tersebut sebagai kebenaran. Kita ditantang untuk memilah pola pikir yang bercampur aduk itu dengan hikmat dan menemukan kebenaran yang hakiki atau kita akan terseret oleh arus dunia tanpa tahu dimana kaki harus berpijak. Pola pandang yang benar akan menolong kita dengan mengarahkan kita dengan melatih akal budi kita secara kritis. Rm 12:1-3 mengingatkan kita agar memperbaharui akal budi sehingga kita bisa memilah dan memilih apa yang baik, yang benar dan yang berkenan kepada Allah. Itulah ibadah kita yang sejati. Maka, ibadah yang sejati dimulai dengan pembaharuan akal budi, pembaharuan pola pikir. Karena Pola pikir akan mempengaruhi hati, kehendak, dan dengan demikian mempengaruhi keputusan dan tindakan yang kita ambil. Pola pikir akan mengarahkan arah hidup, kemana kita melangkah.

Pola-pola pandang adalah bagian kehidupan kita yang kita lihat dan dengar sehari-hari entah kita sadari atau tidak. Contohnya, film, televise, musik, majalah, koran, pemerintahan, pendidikan, ilmu, seni, dan berbagai aspek budaya lainnya dipengaruhi oleh polah pandang. Jika kita mengabaikan pentingnya pola pandang, maka kita mengabaikan kehancuran atau keterhilangan yang akan kita tuai.

Test Pola Pikir

Sebuah pola pikir harus bisa melalui sejumlah tes tertentu. Yang pertama, harus rasional. Kedua, didukung dengan bukti, harus konsisten dengan apa yang kita teliti. Ketiga, bisa memberikan penjelasan mengenai realita secara komprehensif dan memuaskan. Ke empat, memberikan dasar yang memuaskan untuk kehidupan, sehingga kita tidak merasa terbebani untuk meminjam bagian pola pandang lain untuk kita terapkan dalan hidup di dunia ini.

Berikut ini ada beberapa pertanyaan mengenai yang menggambarkan pola pikir kamu. Cobalah menjawabnya:

  1. Dari mana sesuatu itu berasal?
  2. Bagaimana kamu menggambarkan sifat atau keberadaan (natur) manusia?
  3. Apa yang terjadi pada diri seseorang saat ia mati?
  4. Bagaimana kamu menentukan yang benar dan yang salah?
  5. Bagaimana kamu tahu kalau kamu tahu?
  6. Apa arti dari sejarah?

[i] James W. Sire, The Universe Next Door (Downers Grove, Ill.: InterVarsity, 1988), 17.

[ii] W. Gary Phillips and William E. Brown, Making Sense of Your World (Chicago: Moody Press, 1991), 29.

[iii] Arthur F. Holmes, Contours of a World View (Grand Rapids: Eerdmans, 1983), 5.

http://www.leaderu.com/orgs/probe/docs/w-views.html#text4

Test pola pandang:

Penyampaian materi

Mencocokkan dengan test

Pos ini dipublikasikan di Bahan PAK tingkat SMU. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s