LAHIR BARU bahan PAK kelas 10 bab 1


Kompetensi Dasar:

Mengalami proses lahir baru, menerima Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat pribadi dan mengambil keputusan meninggalkan dosa

Indikator:

Menjelaskan arti lahir baru, indikator adan pentingnya lahir baru

Menyebutkan dosa yang akan segera ditinggalkan

Menerima Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat

Mempunyai keyakinan akan jaminan keselamatan

Referensi Alkitab:

Yoh 3:1-21, 1Pet 1:3, 2Kor 5:17; 1 Yoh 2:3-6, 29; 3:9; 5:1-4, 18, Yoh 1:12, 13

Pengantar

Bab ini adalah bab yang sangat penting sebelum masuk pada bab-bab berikutnya. Kompetensi dasar yang diharapkan tercapai adalah ‘mengalami proses pertumbuhan rohani pribadi yang dewasa dan memiliki karakter yang kokoh dengan pola pikir yang komprehensif dalam segala aspek. Kompetensi ini mustahil dapat tercapai, jika siswa tidak atau belum mengalami proses kelahiran baru. Tanpa kelahiran baru tidak mungkin ada pertumbuhan apalagi pertobatan.

Mungkin cukup banyak siswa yang sudah menjadi Kristen sejak kecil, mendengar Firman Tuhan dari sejak kecil, seperti halnya Nikodemus, tetapi kenyataannya tidak mengalami pertumbuhan rohani, bahkan banyak siswa Kristen, setelah menjadi remaja, terhilang di tengah arus dunia, karena tidak mempunyai dasar yang kokoh bagi pertumbuhannya, ketika ia sedang bergumul mencari jati dirinya.

Karena itu, sangatlah penting di awal masuk jenjang pendidikan lanjutan tingkat atas ini, mereka perlu mengenal Kristus dan menerima serta mengakuinya sebagai Tuhan dan Juruselamat pribadinya yang akan menolong siswa bertumbuh dalam segala hal ke arah Kristus yang adalah kepala.

Uraian materi pelajaran

  1. 1. Arti Lahir Baru

Istilah lahir baru atau dilahirkan kembali bukanlah istilah yang asing atau di luar kekristenan. Beberapa orang Kristen, bahkan pengajar menganggap kelahiran baru hanyalah diperlukan bagi orang-orang yang bukan Kristen, sedangkan orang Kristen pastilah sudah lahir baru, sehingga yang diperlukan adalah bertumbuh. Anggapan ini belum tentu benar. Faktanya banyak orang menjadi Kristen karena terlahir secara keturunan, sedangkan ia sendiri tidak terlalu mengerti apa artinya menjadi Kristen, yang disebut sebagai Kristen tanpa Kristus.

Perikop Yoh 3:1-21 menyebutkan bahwa Nikodemus adalah seorang pemimpin dari mazhab atau golongan Farisi dan seorang Sanhedrin. Dengan demikian Nikodemus ini bukanlah orang yang tidak mengerti kitab suci, sebaliknya ia sangat paham, bahkan seorang pimimpin agama. Namun nampak bahwa ia tidak mengerti sama sekali mengenai cara masuk ke dalam kerajaan Allah dan tidak memahami konsep lahir baru (dilahirkan kembali).

Lahir baru bukanlah berbicara mengenai kelahiran fisik atau dilahirkan ulang secara fisik. Seperti yang dikatakan oleh Nikodemus, jelas itu sesuatu yang tidak mungkin. Yesus mengatakan bahwa seseorang dilahirkan kembali oleh air dan roh.  Lahir baru di sini tidaklah sama dengan menerima sakramen baptisan (air) atau menerima karunia rohani tertentu (roh).

Kata “dilahirkan kembali” secara harafiah berarti “lahir dari atas.” Nikodemus memiliki kebutuhan yang nyata. Dia memerlukan perubahan hati, suatu transformasi rohani. Lahir baru, lahir kembali, adalah tindakan Allah yang memungkinkan untuk hidup kekal diberikan kepada orang yang percaya (2 Korintus 5:17; 1 Petrus 1:3; 1 Yohanes 2:29; 3:9; 5:1-4, 18). Yohanes 1:12, 13 mengindikasikan bahwa “lahir kembali” juga berarti “menjadi anak-anak Allah” melalui percaya dalam nama Yesus Kristus. Kata lain yang identik dengan lahir baru atau lahir kembali adalah ‘ciptaan baru’ Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru …” (2 Korintus 5:17a). Maka Lahir baru meliputi peralihan dari hidup lama yang penuh dengan dosa menuju kehidupan baru yang taat kepada Kristus, meninggalkan kehidupan daging dan menjadi serupa dengan Allah.

Bagaimana hal itu dapat terjadi? Efesus 2:8,9 menjelaskan, “Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri.” (Efesus 2:8-9). Ketika orang “diselamatkan,” dia dilahirkan kembali, diperbaharui secara rohani, dan sekarang orang itu menjadi anak Allah karena dilahirkan kembali. Percaya kepada Yesus Kristus, Dia yang telah membayar hukuman dosa ketika Dia mati di kayu salib, adalah arti dari “lahir kembali” secara rohani. “

  1. 2. Pentingnya Lahir baru

Secara logika muncul pertanyaan, “Mengapa seseorang perlu dilahirkan kembali?” Rasul Paulus dalam Efesus 2:1 mengatakan, “Kamu dahulu sudah mati karena pelanggaran-pelanggaran dan dosa-dosamu. Kepada orang-orang Roma, dalam Roma 3:23, sang Rasul menuliskan, “Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah.” Jadi, orang perlu dilahirkan kembali supaya dosa-dosa mereka diampuni dan agar dapat berhubungan dengan Allah.

Tetapi ketika kita sudah betul-betul diselamatkan, kita menerima –kebangkitan jiwa yang sama sekali baru — dimana didalam keadaan jiwa kita sudah tidak mau untuk berbuat dosa lagi. Tuhan berkata di 1 Yohanes 3:9: “Setiap orang yang lahir dari Allah, tidak berbuat dosa lagi; sebab benih ilahi tetap ada di dalam dia dan ia tidak dapat berbuat dosa, karena ia lahir dari Allah’. Allah juga berbicara tentang transformasi rohani ini di 1 Petrus 1:23: “Karena kamu telah dilahirkan kembali bukan dari benih yang fana, tetapi dari benih yang tidak fana, oleh firman Allah, yang hidup dan yang kekal.”

Maka, lahir baru adalah pintu gerbang peralihan dari manusia lama kepada manusia baru, kondisi seseorang yang dilahirkan kembali oleh Allah memampukan ia meninggalkan kehidupan lama yang binasa dalam kedagingan dan menjadi manusia baru yang melakukan kehendak Allah.

Adalah benar walaupun setelah diselamatkan (menerima kebangkitan jiwa yang baru) kita masih mempunyai tubuh yang belum dibangkitkan dan masih ingin untuk berbuat dosa (Roma 7). Tetapi setiap kali kita ingin untuk berbuat dosa, kita akan merasa tidak nyaman di dalam jiwa kita. Akan ada “pertentangan” (konflik) yang besar di dalam jiwa kita kalau kita ingin untuk berbuat dosa. Dan disaat yang sama dengan itu kita mempunyai keinginan yang jujur, sungguh-sungguh dan terus menerus untuk melakukan kehendak-kehendak Allah. Kita akan merasa sangat sedih dan terganggu jika kita terus- menerus memberontak terhadap Allah dan jatuh ke dalam dosa.

Disisi lain kita akan bersuka-cita dalam membaca Alkitab dan bersedia menyediakan semakin banyak waktu untuk mempelajari firman Tuhan didalam Alkitab. Allah Roh Kudus memberikan jaminan didalam kebangkitan jiwa kita yang baru, bahwa di dalam keadaan jiwa kita yang baru kita adalah seorang anak Tuhan dan semakin mau untuk menjadi patuh pada kehendak2 Tuhan didalam Alkitab.

Sehingga, kelahiran baru bukan saja syarat bagi seseorang untuk bisa masuk ke dalam kerajaan Allah, tetapi juga memampukan seseorang untuk hidup sebagai warga Negara kerajaan Allah dan membuatnya layak disebut sebagai anak-anak Allah, membuktikan diri sebagai anak-anak Allah melalui perilaku dan perbuatannya. Hal ini disebabkan oleh Roh Kudus yang berkarya bukan saja untuk memampukan ia berespon kepada kasih karunia dan keselamatan yang dari Allah, tetapi Roh yang sama juga memberikan benih ilahi (1Yoh 3:9) yang memampukan ia melakukan kehendak Allah, menuntun dia pada pertobatan sejati dan membawanya pada pertumbuhan rohani dimana ia menjadi semakin serupa Kristus. (1Yoh 2:3-6)

  1. 3. Keyakinan keselamatan

Alkitab menyatakan dengan amat jelas bahwa sebagai seorang yang sungguh mempercayakan diri kepada Yesus Kristus, maka Yesus Kristus menjamin keselamatan kita dan memberikan hidup kekal. Beberapa ayat berikut ini dapat dipelajari untuk menyimpulkan mengenai keyakinan keselamatan di dalam Kristus:

Kis 4:12

Yoh 3:16, 10:14, 28-29

Wahyu 3:20

Pos ini dipublikasikan di Bahan PAK tingkat SMU. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s